Kegiatan Pembekalan KKN Mahasiswa KAT angkatan 105 resmi dibuka Bupati Samsurizal Tombotutu Foto : Prokopim Parimo

Sebagai Generasi Muda, Mahasiswa Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang akan memulai Pendidikan Kulia Kerja Nyata (KKN) diParimo, Bupati Samsurizal meminta untuk Kembali Kelingkungan Tempat Tinggalnya dan segera membangun Peradaban Modern.

Hal itu dikatakan Bupati Samsurizal Saat menghadiri Kegiatan Pembekalan KKN Mahasiswa KAT, yang Resmi dibuka kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kab.Parimo, Sunarti, S.Pd M.Pd digedung serba guna Kec. Tinombo, minggu 03/09/2023.

Transformasi menuju peningkatan kualitas hidup suku pedalaman masyarakat bela kian menarik perhatian seluruh kalangan Akademisi, olehnya pemerintah dan masyarakat Luas, melalui program pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT), sejumlah mahasiswa Anak Asli suku pedalaman Bela yang bermukim di wilayah kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong kembali ke tanah kelahirannya setelah menempuh pendidikan di salah satu Universitas ternama di Provinsi Sulawesi Tengah kota Palu (UNTAD).

melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan mengusung tema “Pemberdayaan Komunitas Masyarakat Terpencil untuk pengembangan keilmuan dan peningkatan ekonomi” Sambutan Bupati Parigi Moutong disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parimo, Sunarti, S.Pd M.Pd mengatakan Perguruan tinggi juga merupakan lembaga pendidikan yang tidak terlapas dari pengabdian kemasyarakatan.

Kata Sunarti dalam kebebasan belajar bukan hanya pada ruang kuliah saja, akan tetapi juga mempelajari kebebasan permasalahan yang terjadi dilingkungan masyarakat.

“Saya berharap dari mahasiswa KAT nantinya juga dapat melahirkan mahasiswa yang berprestasi dan mampu menghadapi tantangan dunia nyata dengan sikap yang positif dan bertanggungjawab, “Jelasnya.

Tutur Sunarti dikegiatan itu menyampaikan melihat bukti nyata kepedulian Bupati terhadap pendidikan di Parigi Moutong, khususnya bagi pendidikan anak-anak komunitas adat terpencil (KAT), berharap mahasiswa KAT menjaga kepercayaan dan tanggungjawab yang diberikan selama melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), penelitian tersebut harus dijalankan dengan sebaik baiknya untuk mengembangkan keilmuan.

“ini merupakan bukti kesuksesan dibidang pendidikan imbuh Sunarti, bahwa Universitas Tadulako sebagai lembaga perguruan tinggi di Sulawesi Tengah telah bersinergi dengan daerah Parimo, dengan mendidik anak KAT kita menjadi mahasiswa, tentu dengan harapan kedepanya  anak KAT bisa menjadi inspirator bagi anak-anak lainya.

Turut andil dikegiatan tersebut selaku Pembina Putra Putri dan Remaja KAT, Ketua TP PKK NoorWachida Prihartini S. Tombolotutu juga memberikan pembekalan kepada seluruh Mahasiswa yang akan turun langsung dalam pengabdian dimasyarakat.

Noorwachida berpesan kepada anak-anak suku pedalaman (Suku Bela) agar terus mengedepankan pendidikan, ia juga menuturkan agar Anak KAT diWilayah Parimo bisa menjadi agent perubahan ditengah Masyarakat Khususnya dilingkungan Komunitas Adat Terpencil, tanpa melupakan serta menghilangkan identitas diri dan budaya serta norma-norma dari KAT sendiri yang sudah ada sejak lahir.

“Saya harap karakter serta mental itu tetap terpelihara dalam diri seorang Anak KAT, guna sebagai acuan untuk membangun Daerah dan kelangsungan hidup serta mewujudkan masa depan KAT lebih baik lagi Kedepanya, “Terangnya.

“Kami selaku orang tua merasa bangga atas apa yg telah diraih, saya yakin dan percaya ketekunan dan keseriusan anak-anak suku Bela sebentar lagi akan menjadi insan berpendidikan dan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi, “harapnya.

“NoorWachida Menitip pesan kepada Mahasiswa KAT yang akan memulai KKN, agar tetap rendah diri, dan terus mengasah prestasi, Tutupnya.

Secara simbolis Noor Wachida Prihartini ikut menyematkan baju lapangan yang akan dipakai untuk mengawali program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sebagai bentuk dukungan moril kepada seluruh mahasiswa.

Sub. Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here