Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai, SE. Foto: Prokopim/Ajhy

Wakil Bupati (Wabub) Parigi Moutong (Parimo) Badrun Nggai, SE. Turut hadir memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, 1444 Hijria 2022 Masehi, yang diselenggarakan oleh Majelis Ta’lim Ummu Khadijah Parigi, Pasantren Ittihaadul Ummah Parigi Barat dan Paniti Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Parimo.

Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad Saw wafat.

Wabub Badrun Nggai, SE, dalam sambutannya, peringatan maulid nabi, menjadi momentum strategis guna menggunggah kesadaran kita untuk, menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan yang Uswatun Hasanah dalam kehidupan sehari-hari.

Wabub menjelaskan Secara substansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Rasulullah Muhammad Saw, dengan cara menyanjung Nabi, mengenang, memuliakan dan mengikuti perilaku yang terpuji dari diri Rasulullah Saw.

Bisa dipahami bahwa tradisi keagaman perayaan maulid merupakan salah satu sarana penyebaran Islam di Indonesia, Islam tidak mungkin dapat tersebar dan diterima masyarakat luas di Indonesia, jika proses penyebarannya tidak melibatkan tradisi keagamaan.

Melalui momentum parayaan maulid nabi Muhammad SAW, wabub yang juga sebagai ketua penenganan stunting Parimo tak luput mengingatkan bahwa upaya pencegahan terhadap pernikahan usia dini sudah dilakukan oleh Pemerintah Kab. Parimo, bahkan sosialisasinya pun sudah dilakukan. namun dalam upaya pencegahan pernikahan di usia dini tidak hanya Pemda saja tetapi peran aktif dari orang tua juga penting dalam upaya pencegan stunting diParimo.

Sub. Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here